F Waspadai Jangan Mancabut Uban Menurut Syariat Islam - file guru kita

Waspadai Jangan Mancabut Uban Menurut Syariat Islam


Sangat wajar jika seseorang menginjak usia senja, muncul pada kepala, wajah atau jenggotnya rambut putih, alias uban. Itulah fase kehidupan yang akan dilewati oleh setiap insan sebagaimana firman Allah Ta’ala,
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفاً وَشَيْبَةً يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ
Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS. Ar Ruum: 54)
Kadangkala memang kita ingin menghilangkannya, mencabutnya, atau mengganti warnanya dengan warna lain. Namun alangkah bagusnya jika setiap tindak-tanduk kita didasari dengan ilmu agar kita tidak sampai terjerumus dalam kesalahan dan dosa. Sebuah petuah bagus dari Mu’adz bin Jabal yang harus senantiasa kita ingat:
العِلْمُ إِمَامُ العَمَلِ وَالعَمَلُ تَابِعُهُ
Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan berada di belakang ilmu.” (Al Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil Mungkar, Ahmad bin ‘Abdul Halim Al Haroni, hal. 15)
Jadi ,uban merupakan anugerah buat kita harus kita syukuri jangan di jadikan malu atau takut untuk di bilang lebih tua dari umur kita yang sebenar nya Uban merupakan penerang kita kelak di akhir jaman, mudah mudahan bermanfaat untuk kita sebagai pemegang syariat islam.

Berbagi Informasi.....

Sumber : https://rumaysho.com/789-hukum-mencabut-uban.html


Silahkan download Dokumen dokumen Administrasi Guru di bawah ini :


    Subscribe to receive free email updates:

    0 Response to "Waspadai Jangan Mancabut Uban Menurut Syariat Islam"

    Post a Comment